GALLERY

Persemaian Rumpin: Menumbuhkan Bibit Pohon Untuk Masa Depan

Proses pembuatan media tanam menggunakan polybag sebagai alur proses awal sebelum diisi dengan bibit tanaman

Media tanam menggunakan bahan Cocopeat atau serbuk saput kelapa dan sekam padi

Penyapihan bibit merupakan proses selanjutnya yang dilakukan dengan hati hati sehingga bibit dapat tumbuh dengan baik

Penyapihan di Persemaian Rumpin dilakukan oleh dua orang pekerja yang sudah terlatih

Terdapat juga penyapihan bibit pohon buah, salah satunya bibit pohon durian

Dengan kehati-hatian memastikan setiap bibit yang ditanam tidak mengalami stress dan tumbuh dengan baik

Rumah Aklimatisasi merupakan tempat bibit yang sedikit terbuka untuk agar bibit yang ditanam dapat beradaptasi dengan lingkungan baru

Ruang terbuka ini menjadi tempat akhir setelah bibit tumbuh dengan baik yang siap untuk didistribusikan

Meski terbuka dan terkena cahaya sinar matahari secara langsung bibit yang sudah siap didistribusikan atau ditanam juga tetap memerlukan perawatan

Berlokasi di tempat yang jauh dari hiruk pikuk kota, persemaian bibit tanaman untuk masa depan berkembang seiring perjalanan. Persemaian Rumpin yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tahun ini sudah menginjak usia keempat tahun sejak diresmikan tahun 2022 lalu. Persemaian modern berstandar ini berdiri di lahan seluas 159,58 hektar sebagai respon upaya dalam mengurangi dampak perubahan iklim serta merehabilitasi kembali lahan kritis.

Persemaian berskala besar ini mampu memproduksi sebanyak 16 juta bibit pohon yang siap untuk didistribusikan dan ditanam dengan fasilitas memadai dan modern. Berbagai bibit pohon mulai dari jenis kayu dan juga jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS) atau jenis pohon yang memiliki manfaat seperti jenis pohon buah menjadi koleksi di persemaian yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum Ciliwung di bawah naungan Kementerian Kehutanan.

Fasilitas persemaian Rumpin bisa dibilang sebagai persemaian ideal yang dilengkapi dengan standar prosedur dalam proses pengelolaannya. Setiap tempat yang dibangun memiliki peran dan fungsi berdasarkan alur proses pembibitan sampai ke jalur pendistribusian.

Rumah Produksi (Production House)

Adalah tempat awal dimulainya proses yaitu pembuatan media tanam. Terdapat dua jenis media tanam yang dilakukan di Persemaian Rumpin, pertama menggunakan media plastik (Polybag) dengan ukuran tertentu, dan kedua menggunakan semai tube (Trey tube) yaitu wadah tanam yang bisa digunakan berkali-kali. Bahan dasar yang digunakan di Persemaian Rumpin yaitu Cocopeat atau serbuk saput kelapa dan sekam pagi yang dicampur dengan komposisi 80:20

Rumah Pembibitan

Rumah pembibitan menjadi salah satu tempat yang sangat penting dalam menjaga bibit tanaman terhindar dari gangguan, baik itu hama maupun gangguan aktivitas manusia. Didesain dengan menggunakan material plastik UV dengan pondasi menggunakan kerangka baja ringan yang tertutup. Rumah pembibitan terjaga dengan kondisi kelembaban, cahaya, sirkulasi udara dan suhu yang baik sehingga bibit dapat berkecambah dengan baik dan terkontrol. Proses bibit tumbuh di tempat ini memakan waktu selama satu bulan sampai daun dan akar tumbuh dengan baik sebelum nantinya dipindahkan ke tempat lain.

Rumah Aklimatisasi

Alur proses selanjutnya adalah proses setelah bibit tumbuh dengan baik dipindahkan ke rumah Aklimatisasi yang tujuannya adalah untuk bibit yang tumbuh terbiasa dengan yang lebih terbuka namun tetap terjaga. Pemindahan bibit ini sebagai pembiasaan supaya bibit yang tumbuh dapat beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan luar setelah melalui proses selam satu bulan.

Pertumbuhan Terbuka

Tahap ini merupakan tahap akhir setelah bibit yang tumbuh dan sehat di rumah Aklimatisasi, langkah selanjutnya adalah pemindahan di lokasi terbuka atau lapang. Bibit tanaman yang berada di tempat terbuka ini mendapatkan sinar matahari secara langsung dan tentunya terus dipelihara secara baik sehingga jenis bibitnya sehat dan siap untuk didistribusikan atau ditanam.

Persemaian Rumpin merupakan persemaian yang tidak hanya menumbuhkan bibit tanaman, namun juga menumbuhkan bibit masa depan. Pohon yang ditanam dan tumbuh dengan baik memberi harapan akan pentingnya pohon sebagai penyerap emisi dan memberi oksigen kehidupan di masa yang akan datang.

 

Teks dan Foto : Dedy Istanto/ Gaia Indonesia

Ask Our Expert

Join hands with GAIA, your dedicated partner in Southeast Asia, to make a lasting impact on our planet. With our expert team and local insights, we help you meet your climate, biodiversity, and social goals efficiently and effectively.

Contact Form